5 Pucuk Senjata Api Korban Heli MI 17 Belum Ditemukan

Klikmerdeka.com - Wakil Kepala Penerangan KodamXVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi menyebutkan 5 pucuk senjata api laras panjang milik anggota Satgas Yonif 725/WRG yang menjadi korban heli MI 17 belum ditemukan.

 

Untuk senjata masih dicari di lokasi sekitar jatuhnya helikopter. Arahan Bapak Panglima saat ini, kita fokus pada evakuasi jenazah lebih dulu," kata Dax, Jumat (14/2).

Dax menyebutkan saat ini tim evakuasi masih berupaya menurunkan jenazah korban MI 17 dari ketinggian tebing. "Proses evakuasi jenazah dari atas tebing tak mudah," ujarnya.

Siang tadi, sekitar pukul 12.30 WIT, tim evakuasi dari Batalyon 751/Raider berhasil tiba di lokasi terdekat puing-puing heli. Lokasi jatuhnya heli MI 17 berada diatas tebing curam dengan ketinggain 12.500 feet dengan kemiringan 90 derajat.

Heli MI-17 Penerbad Nomor Reg HA 5138 dinyatakan hilang sejak 28 Juni 2019 lalu. Heli dinyatakan lost contact saat terbang dari Oksibil menuju Jayapura, sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi Pos TNI di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Heli MI 17 mengangkut 7 orang crew Penerbad dan 5 orang prajurit Satgas Yonif 725 Wrg. Dari pengamatan udara terhadap puing-puing pesawat, diduga kuat dugaan bahwa heli itu menabrak dinding tebing saat cuaca berkabut tebal.

Loading...

More Articles