Batal Bertemu Trump, Kim Jong-un Kembali Jumpa Moon Jae-in

Pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan menggelar pertemuan dadakan pada Sabtu (26/5), tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan pertemuan bersejarah dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Foto-foto yang dirilis oleh pihak Korea Selatan menunjukkan Presiden Moon Jae-in berjabatan tangan dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua negara.

Dilansir dari AFP, Istana Kepresidenan Korea Selatan mengatakan dalam pertemuan tersebut Moon Jae-in dan Kim Jong-un berbicara selama dua jam di Desa Panmunjom, tempat yang sama saat kedua pemimpin itu bertemu pada bulan lalu yang menghasilkan kesepakatan denuklirisasi Semenanjung Korea.



"Keduanya bertukar pandangan dan membicarakan cara-cara melaksanakan Deklarasi Panmunjom, dan untuk memastikan pertemuan tingkat tinggi Amerika Serikat-Korea Utara," demikian pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan Korea Selatan.

Trump pada Kamis lalu secara sepihak membatalkan pertemuan dengan Kim Jong-un yang sedianya dijadwalkan digelar di Singapura pada 12 Juni mendatang.


Alasan pembatalan itu, seperti dikatakan Trump dalam suratnya adalah sikap permusuhan terbuka yang diperlihatkan Kim Jong-un. Namun, hanya dalam waktu 24 jam setelah pembatalan sepihak itu, Trump berbalik sikap dengan mengatakan pertemuan masih bisa terjadi setelah ada pembicaraan produktif dengan pejabat Korea Utara.


Rencana pertemuan Trump dan Kim Jong-un merupakan perkembangan positif terbaru setelah dalam beberapa bulan sebelumnya kedua negara terlibat perselisihan sengit terkait keamanan di Semenanjung Korea. 

Akhir tahun lalu, Trump dan Kim bahkan saling mengancam perang setelah Pyongyang melaksanakan uji coba bom nuklir dan misilnya yang diklaim mampu menjangkau wilayah Amerika Serikat.
Ketegangan kedua negara mereda saat Presiden Moon Jae-in dan Kim Jong-un bertemu tak lama usai perhelatan Olimpiade musim dingin di Korea Selatan.

More Articles