Dekat Dengan Ulama, Prabowo Kerap Diingatkan Pentingnya Kalimat Syahadat

Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto, berbagi pengalaman menjadi tentara. Banyak pengalaman ketika dirinya masih aktif. Terutama ketika menghadapi maut dan dekat dengan ulama.

Ini diceritakan Prabowo di hadapan para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5). Menurut dia, sebagai seorang tentara dan siap berperang pasti selalu dekat dengan maut.

Untuk itu, kata Prabowo, tidak heran banyak tentara dekat dengan para ulama. Sebab, dari mereka para tentara ini banyak diberikan ajaran agama agar siap lahir batin dan siap mati demi membela negara.

"Kalau menghadapi maut jadi kita cari kiai. Di situlah alasannya kenapa tentara selalu dekat ke kiai, ya walaupun mungkin ada salat bolos-bolosnya dikit," ujar dia.

Bakal calon presiden dari Partai Gerindra ini juga banyak petuah dari para ulama. Terutama tentang pentingnya kalimat syahadat. Itu dirasa penting lantaran para tentara selalu diingatkan membacanya ketika menjelang kematian.

"Saya diajarkan ustaz, dulu kalau kamu sudah merasa akan dipanggil Tuhan kamu ucapkan dua kalimat syahadat, dengan napasmu yang terakhir dan saya sudah beberapa kali hadapi situasi seperti itu," ungkapnya. "Dan saya ucapkan dua kalimat syahadat. Dan begitu saya ucapkan, saya diberi tambahan bonus hidup di dunia," kata Prabowo menambahkan.

reporter:Ady Anugrahadi
sumber: liputan6.com [ang]

Loading...

More Articles