Destinasi Wisata di Banda Aceh Ditutup untuk Cegah Virus Corona

Setelah intruksi menutup sekolah selama 2 pekan untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona yang sedang melanda Indonesia dan dunia, Pemerintah Kota Banda Aceh juga menutup seluruh lokasi wisata, tempat hiburan dan tempat-tempat keramaian lainnya

 

Kebijakan ini akan mulai berlaku hari Senin, 16 Maret 2020. Sejumlah tempat wisata yang ditutup termasuk PLTD Apung, Boat di Atas Rumah Lampulo, Museum Tsunami, kawasan wisata bahari, dan taman-taman wisata lainya di Banda Aceh," kata Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh, Senin (16/3).

Wali Kota turut menginstruksikan setiap SKPK untuk menunda seluruh kegiatan yang melibatkan banyak ASN dan masyarakat. Penundaan dan penghentian tersebut mulai berlaku efektif sejak 16 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

WhatsApp Image 2020-03-15 at 20.10.53.jpeg

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman

Bukan hanya itu, penggunaan absensi elektronik (finger print) juga dihentikan dan diganti sementara waktu dengan absensi manual. "Apel pagi, senam Jumat, dan upacara tertentu juga kita hentikan, kecuali ada instruksi khusus," kata Aminullah.

Wali Kota juga meminta penugasan ASN ke luar negeri, luar daerah, dan dalam daerah agar ditunda. "Sementara ASN di bidang pelayanan publik agar memaksimalkan penggunaan alat perlindungan atau pencegahan Virus Corona," katanya.

Hal lainnya, ia menginstruksikan setiap ASN yang sakit demam, flu, dan batuk agar segera memeriksakan diri ke unit kesehatan terdekat. "Jika perlu sampaikan permohonan cuti sakit kepada atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya lagi.

 

Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh juga menutup seluruh sekolah di Banda Aceh. "Ini semua merupakan ikhtiar kita agar terhindar dari penyebaran Virus Corona atau COVID-19. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mari kita perbanyak zikir dan doa agar kota kita tercinta dijauhkan dari segala mara bahaya," katanya lagi. []

 

(acehkini.id)

Loading...

More Articles