Di Tengah Wabah Corona, Harga Bitcoin Tembus Rp 140 Juta

Harga mata uang digital Bitcoin mencetak rekor tertinggi sejak awal tahun. Satu unit Bitcoin dijual USD 10.489 atau sekitar Rp 140 juta. Ini merupakan rekor tertinggi sejak September 2019.

Harga cryptocurrency tersebut tercatat meningkat 44 persen sejak awal 2020, atau merangkak naik sejak merebaknya virus corona.

Mengutip tulisan CNBC, Kamis (13/2), kenaikan harga Bitcoin terjadi karena para investor ingin mencari instrumen penempatan dana jangka pendek di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat pengaruh virus corona.

Tim medis Wuhan China virus corona pakaian hazmat

Petugas medis berpakaian hazma merawat pasien di salah satu rumah sakit di Wuhan, China. Foto: China Daily via REUTERS

"Faktor eksternal berkontribusi terhadap kenaikan harga Bitcoin di atas USD 10.000, termasuk faktor ketidakpastian global karena wabah virus corona," kata Kepala Unit Pengembangan Bisnis Mata Uang Cryptocurrency Luno, Vijay Ayyar kepada CNBC.

Pengaruh virus corona tak main-main. Selain telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, aktivitas bisnis dan pasar keuangan di China dan berbagai negara terganggu dan karyawan banyak memilih bekerja dari rumah untuk mengantisipasi terpapar virus. Hal tersebut menjadi sentimen negatif bagi perekonomian global. Ayyar mengutip pernyataan Kepala The Fed atau Bank Sentral AS, Jerome Powell, di mana adanya potensi kekuatan baru pada mata uang digital seperti Bitcoin dan Libra.

Loading...

More Articles