DPRA Tinjau Ruangan Isolasi Covid-19 di RSUDZA

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh beserta unsur pimpinan komisi DPRA meninjau perkembangan penanganan virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Kamis, 19 Maret 2020. Rombongan DPRA diterima direktur rumah sakit, dr. Azharuddin, wadir pelayanan, dr. Endang, beserta pejabat lainnya.

Kunjungan dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, didampingi dirut rumah sakit beserta rombongan lainnya juga meninjau ruangan Respiretory Intensive Care Unit (RICU) rumah sakit setempat.

 

Direktur RSUDZA, Azharuddin, mengatakan perkembangan penanganan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) saat ini berjumlah enam orang. Keenam orang tersebut sedang menjalani isolasi di ruang RICU.

Selain ruang RICU rombongan juga mengunjungi ruangan Mamplam 2 serta 1 ruangan yang sedang direnovasi untuk persiapan jika terjadi lonjakan pasien dengan gejala Covid-19.

"Saat ini sedang kita rawat pasien PDP, keenamnya itu sudah kita kirim spesimen ke Balitbang Kesehatan di Jakarta, dan kita tunggu hasilnya keluar paling cepat 4 hari, kita berharap negatif. Mudah-mudahan hari ini ada yang bisa kita pulangkan. Namun tetap kita anjurkan tidak keluar rumah, sampai minimal 2 minggu," kata Azhar usai meninjau ruangan isolasi penyakit corona.

Azhar mengatakan, pihaknya terus memperbarui perkembangan terhadap PDP yang sedang dirawat, kepada Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, setiap hari.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan Jubir Pemerintah Aceh, terkait perkembangan di RSUDZA, mereka akan mengawasi kita, jadi kita memberikan update satu informasi satu sumber data," ujarnya.

Saat ini RSUDZA, kata Azhar, memiliki ruang RICU, ada 6 kamar isolasi dan sudah terisi penuh oleh pasien. Pasien tidak boleh berkontak langsung dengan keluarga.

"Dengan sangat terbatas berkontak baik petugas. Keluarga sama sekali tidak boleh ke dalam. Jadi, paramedis dan dokter memantau perkembangan pasien melalui CCTV dan melalui komunikasi telepon," pungkasnya.

 

(portalsatu.com)

Loading...

More Articles