Dulu Tambang Berlian, Kini Jadi Kota Hantu

klikmerdeka.com -  Sebuah kota di Namibia jadi tempat mencari kekayaan instan pada zaman dulu kala. Di tumpukan pasir gurunnya, terdapat berlian!
 

Namibia terkenal sebagai negara gurun yang mematikan. Dihimpun detikcom dari berbagai sumber, salah satu kota gurunnya bernama Kolmanskop dan berada sekitar 15 menit dari kota pesisir Luderitz.

Saat ini Kolmanskop jadi kota hantu di tengah gurun. Padahal merunut sejarahnya, kota ini pernah jadi incaran bagi siapa pun yang ingin kaya secara instan.

 

Hal ini dimulai tahun 1908, seorang pekerja kereta api Namibia bernama Zacherias Lewala sedang menyekop rel kereta api dari pasir. Saat sedang membersihkan rel, Lewala melihat benda bersinar dari balik pasir.
 

Ini Kota Hantu yang Dulunya Jadi Tambang BerlianFoto: (iStock)



Lewala kemudian mengambil benda tersebut dan membawanya pulang. Tanpa ada rasa ragu, Lewala menunjukkan hasil temuannya pada majikannya yang adalah seorang Jerman. Saat itu, Jerman masih menjajah bagian kota ini.

Sang majikan mengetahui bahwa benda temuan Lewala adalah berlian. Sejak saat itu, sang majikan langsung memerintahkan segerombolan penambang ke Kolmanskop.

 


Hampir tiap sudut Kolmanskop ditemukan berlian. Pada tahun 1912, Kolmanskop resmi menjadi kota tambang berlian yang besar. Tiap tahun, Kolmanskop berhasil menghasilkan satu juta karat atau sekitar 11,7 persen dari total produksi berlian dunia.

Kota gurun yang tadinya melarat disulap menjadi kawasan mewah. Bayangkan, grup tur Eropa saja pernah tampil di Kolmanskop untuk menghibur penduduknya yang bergelimangan berlian.
 

Ini Kota Hantu yang Dulunya Jadi Tambang BerlianFoto: (iStock)



Kolmonskop adalah kota pertama di dunia yang menerapkan pemeriksaan tas di stasiun menggunakan sinar X. Bayangkan betapa majunya kota tersebut.

Meskipun kaya akan berlian, namun sejatinya orang-orang Herero, penduduk asli Namibia, menderita. Kota mereka menjadi wilayah terlarang buat umum. 

 


Para Herero dipaksa untuk bekerja sebagai penambang berlian. Rumah mereka juga di sita, herero tinggal di barak-barak sempit selama berbulan-bulan.

Suku Herero tak tinggal diam, mereka merencanakan sesuatu. Setelah 4 tahun berjuang, orang Herero mulai memberontak terhadap penjajah Jerman. 

Jerman pun membalas pemberontakan ini dengan genosida atau pembantaian. Ada lebih dari 60.000 orang Herero yang meninggal karena pembantaian tersebut.
 

Ini Kota Hantu yang Dulunya Jadi Tambang BerlianFoto: (iStock)



Nasib kota berlian ini pun tak bertahan lama. Setelah habis dikuras, Kolmanskop ditutup tahun 1928. Warga yang tersisa berlarian meninggalkan kota ini.

Pada tahun 1956, Kota Kolmanskop sudah berubah. Kota yang dulunya gemerlap kini sepi. Rumah-rumah pun diisi dengan pasir.

Sebuah pencerahan datang untuk Kolmanskop pada tahun 2002. Perusahaan swasta bernama Ghost Town Tours mendapat kepercayaan untuk mengolah kota ini sebagai objek wisata.


Sekarang sekitar 35.000 wisatawan datang setiap tahunnya untuk melihat kota hantu Kolmanskop. Adanya wisatawan juga meningkatkan perekonomian penduduk Kota Luderitz, tetangganya. Bahkan kota ini seringkali jadi tempat syuting Hollywood.

Karena berada di gurun, para pengamat konservasi mengatakan bahwa bangunan-bangunan di kota hantu ini mengalami kemunduran. Mulai roboh dan diisi pasir gurun, mereka takut kota hantu akan hilang di masa depan.
 

Loading...

More Articles