Gubernur DKI Anies Baswedan Beri Instruksi Pasca Bom di Surabaya, Ini Isinya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan instruksi kepada jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk meningkatkan kewaspadaan usai aksi teror bom gereja di Surabaya. Anies meminta jajarannya meningkatkan pengamanan dan meminta warga ikut berperan aktif melaporkan hal-hal yang mencurigakan ada di sekitar mereka.

"Meningkatkan kewaspadaan, pengawasan dan penjagaan lingkungan, terutama objek vital dan titik kumpul massa," kata Anies dalam keterangannya, Minggu (13/5/2018).

Anies juga meminta jajarannya untuk menenangnkan warga agar tidak terpancing akibat aksi teror tersebut. Dia juga mengimbau jajarannya tidak menyebarkan berita yang tidak tervalidasi.

"Menenangkan dan hanya memberikan informasi terverifikasi resmi dalam menjawab pertanyaan dan kekhawatiran warga," tutur Anies.

Berikut kutipan lengkap instruksi Anies kepada jajarannya:


Kepada Yth.
Walikota/Bupati, Camat, Lurah, Kesbangpol, Kasatpol PP dan Semua SKPD 

Terkait kejadian pengeboman tiga gereja di Surabaya pada pagi ini, saya menginstruksikan untuk:

1. Meningkatkan kewaspadaan, pengawasan dan penjagaan lingkungan, terutama objek vital dan titik kumpul massa. 

2. Berkoordinasi erat, mendukung dan memfasilitasi semua kerja aparat keamanan setempat dalam mengelola risiko dan menjaga keamanan kota dan warga. 

3. Menenangkan dan hanya memberikan informasi terverifikasi resmi dalam menjawab pertanyaan dan kekhawatiran warga. 

4. Mengajak warga bersama-sama menjaga kerekatan sosial dan keamanan lingkungan.

5. Melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, RT, RW, FKDM serta unsur lembaga kemasyarakatan lainnya untuk tetap waspada menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing.

6. Melaporkan setiap pantauan risiko dan perkembangan kondisi lingkungan kepada atasan langsung.

7. Selamat bertugas! 

Salam, 
Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta
 

Loading...

More Articles