Israel Gempur Bandara Suriah, 7 Tewas Termasuk Personel Garda Revolusi Iran

 Klikmerdeka.com - Damaskus -  Serangan udara Israel menghantam bandara di Damaskus,Suriah. Sedikitnya tujuh orang, termasuk beberapa personel Garda Revolusi Iran di Suriah, tewas dalam gempuran ini.

Seperti dilansir AFP, Jumat (14/2/2020), organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, melaporkan bahwa gempuran Israel itu dilancarkan pada Kamis (13/2) tengah malam waktu setempat. Gempuran udara itu ditargetkan terhadap area bandara internasional di Damaskus.

Media nasional Suriah dalam laporannya hanya menyebut bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh sejumlah rudal di wilayah Damaskus semalam. Pihak Israel belum mengomentari soal laporan ini.

 

 

Diketahui bahwa Israel secara rutin menembakkan rudal ke target-target yang diklaim sebagai posisi militer Iran di Suriah. Iran merupakan salah satu sekutu rezim Suriah dalam konflik yang pecah di negara itu sejak tahun 2011 lalu.

Direktur Syrian Observatory, Rami Abdel Rahman, menyebut tujuh orang yang tewas terdiri dari tiga tentara Suriah dan empat personel Garda Revolusi Iran.

 

Secara terpisah, seorang sumber dari militer Suriah yang dikutip kantor berita Suriah, SANA, menyebut serangan udara itu terjadi pukul 23.45 waktu setempat. Pada waktu yang sama, seorang koresponden AFP di Damaskus melaporkan adanya suara ledakan keras.

"Pertahanan udara kami mencegat target jahat di atas langit Damaskus," sebut SANA dalam laporannya.

Disebutkan oleh SANA bahwa 'rudal-rudal itu dilancarkan dari wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki (Israel)'.

 

Menurut SANA, beberapa rudal berhasil ditembak jatuh sebelum mencapai target. Suriah jarang mengakui adanya korban jiwa dari militernya atau jajaran personel Iran.

Syrian Observatory menyebut area bandara Damaskus yang menjadi target serangan Israel, sudah berulang kali terkena serangan udara serupa.

 

 

Loading...

More Articles