Menunggu Khabib Vs Mayweather

Oleh Febrian Fachri

Pemegang sabuk juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Khabib Nurmagomedov menyampaikan tantangan terbuka kepada pemilik sabuk kelas ringan dan menengah tinju dunia, Floyd May weather. Tantangan yang disampaikan via unggahan di Instagram pada Ahad (14/10) itu memang telanjur dinilai sebagai candaan oleh khalayak luas.

 

Sejumlah pemberitaan di media massa masih menganggap ajakan duel dari petarung gaya bebas (MMA) asal Dagestan, Rusia, itu sebagai lelucon belaka. Namun, tak sedikit yang berharap bentrok dua petarung beda "dunia" itu di ring benar-benar akan terjadi.

 

Setidaknya, ada dua hal yang mendukung agar pertarungan Khabib vs Mayweather menjadi kenyataan. Pertama, video tantangan yang dilayangkan oleh Khabib diunggah bos dari perusahaan promotor tinju dunia, Leonard Ellerbe. CEO dari Mayweather Promotion itu juga tampak bersebelahan dengan Khabib ketika tantangan disampaikan.

 

Kedua, menilik dari histori, masih segar dalam ingatan ketika dunia dibuat berdebar saat pertarungan beda "alam" Mayweather melawan kompetitor Khabib di UFC, Conor McGregor, menjadi kenyataan tahun lalu. Kala itu, rencana dari duel yang menggunakan aturan tinju tersebut juga awalnya hanya dianggap isapan jempol belaka. Namun, baku hantam antara May weather dan McGregor benar-benar terwujud.

 

Duel Khabib kontra Mayweather selayaknya terjadi jika indikator para promotor ketika mewujudkan duel petinju asal Amerika Serikat (AS) itu kontra McGregor tahun lalu kembali diterapkan. Khabib jauh lebih baik daripada McGregor dari segi prestasi.

 

Bahkan, Khabib punya variabel yang cocok untuk bisa satu arena dengan Mayweather. Khabib tak pernah terkalahkan sejak memulai karier sebagai petarung MMA. Demikian pula dengan Mayweather yang punya rekor memesona di ring tinju dengan tak pernah menderita kekalahan.

 

Sosok yang tak segan menunjukkan identitas sebagai Muslim Eropa ini pun menegaskan, dunia tarung tak bisa memiliki dua raja. Dengan demikian, satu di antara mereka harus membuktikan siapa yang berhak menyandang status sebagai yang tak terkalahkan. "Kita berdua belum terkalahkan, 27-0 melawan 50-0. Ayo kita bertarung," kata Khabib.

 

Alasan kuat dari pertarungan keduanya juga sudah terpupuk sejak Khabib mengalahkan McGregor pada laga UFC 229 tanggal 7 Oktober lalu. Setelah pertarungan yang berakhir ricuh itu, Mayweather secara frontal mencaci perilaku Khabib yang melompat keluar Oktagon untuk menyerang rekan McGregor di bangku penonton.

 

Menurut Mayweather, petarung berusia 30 tahun itu harus dihukum berat. "Dia (Khabib) melompat keluar arena dan menyerang kerumunan orang, benar-benar tidak profesional dan harus dihukum berat," ujar Mayweather. n febrian fachri ed: gilang akbar prambadi.

 

***

 

Khabib Nurmagomedov (30 tahun)

Tinggi Badan 178 cm

Berat Badan 155 pon (70,31 kg)

Rekor Pertandingan

27 Menang

0 Kalah

Catatan kemenangan

8 kali KO

9 kali kuncian

10 kali berdasarkan

keputusan juri

Jangkauan Pukulan 70 inci (180 cm)

Jangkauan Tendangan 40 inci (101, 6 cm)

 

Floyd Mayweather (41 tahun)

Tinggi Badan 173 cm

Berat Badan 149,5 pon (67,81 kg)

Rekor Pertandingan

50 Menang

0 Kalah

Catatan kemenangan

27 kali KO

Jangkauan Pukulan 72 inci (183 cm)

Loading...

More Articles