Nesyamun, Mumi Usia 3.000 Tahun yang Terdengar Bersuara

Klikmerdeka.com -  Ilmuwan dari Universitas London berhasil membuat mumi berusia 3.000 tahun bersuara. Mumi ini adalah seorang pendeta yang bernama Nesyamun yang meninggal pada 1100 SM.

Dilansir dari CNN, Nesyamun hidup di masa pemerintahan Ramses XI yang memerintah Mesir pada 1113 SM hingga 1085 SM. Nesyamun adalah pendeta di kuil Amun di kota Thebes (sekarang kota Luxor).

Nesyamun seorang 'pendeta waab', artinya ia telah mencapai tingkat pemurnian tertentu. Sehingga ia diperbolehkan mendekati patung Amun yang notabene adalah tempat paling suci di kuil.


Mumi Nesyamun merupakan pusaka paling penting karena satu-satunya mumi yang berasal pada periode pemerintahan Raja Ramses XI.

Peti mumi Nesyamun bisa memberikan pengetahuan tentang kehidupan sehari-hari dan keyakinannya. Analisis ilmiah tentang jenazahnya juga telah berkontribusi pada pengetahuan dengan cakupan luas tentang Mesir kuno.

Dilansir dari Leed List, Nesyamun berusia pada pertengahan usia 40 tahun. Ia dianggap sebagai pendeta besar. Kuil Amun di Luxor adalah bangunan untuk ibadah terbesar di dunia 

Baru-baru ini, Mumi Nesyamun bisa mengeluarkan suara dengan bantuan saluran suara 3D yang dibuat mirip mulut dan tenggorokan Nesyamun dan dipindai melalui CT scan.

"Suara yang keluar karena laringnya hidup kembali," kata Ilmuwan David Howard. Mumi Nesyamun mengeluarkan suara "ah" dan "eh" dan dua kata yaitu "bad" (buruk) dan "bed" (tempat tidur).

Saat Nesyamun mulai mengeluarkan suara, Howard menggunakan pengeras suara yang sudah disematkan aliran suara 3D. Lalu, dia menghubungkan pengeras suara itu ke komputer untuk membentuk gelombang elektronik.

Aliran suara 3D berhasil membantu mumi mengeluarkan suara juga dikarenakan kondisi tenggorokan dan trakea yang  masih dalam kondisi baik.

Loading...

More Articles