Polisi: Rangkaian Mirip Bom di SPBU Pekalongan Merupakan Teror

Klikmerdeka.com - Polres Pekalongan Kota menilai pemasangan rangkaian yang dibuat menyerupai bom dalam kardus yang diletakkan di SPBU Kertijayan, Buaran, Pekalongan adalah tindakan teror. Polisi akan memburu pelakunya.

"Itu, melihat dari fisiknya memang (mirip) bom beneran, jamnya ada analog berdetak, rangkain kabel, ada pipa besi hanya (berisi) cor-coran. Ini memang teror beneran, harus diungkap," jelas Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Adrian Suez, kepada wartawan di Pekalongan, Rabu (22/1/2020).

Kapolres yang meyaksikan langsung penanganan benda tersebut mengatakan, meskipun benda tersebut tidak berbahaya, tapi tetap dimusnahkan dengan cara diledakkan.

"Dari Brimob melakukan disposal, meledakkan. Ternyata murni barang cor-coran saja, tidak ada paku dan lain sebagainya. Tidak ada handak (bahan peledak) juga," kata Egy.

Selanjutnya pihaknya akan menerjunkan Satreskrim untuk mengungkap kasus ini. "Polres Pekalongan Kota menerjunkan Satreskrim, untuk melakukan pengungkapan pelaku yang meletakan barang yang diduga bom itu dan juga motifnya apa," jelas Egy.

Seperti diberitakan, polisi mengamankan sebuah kardus mencurigakan di SPBU Kertijayan, Buaran, Pekalongan, Jateng. Setelah dilakukan penanganan oleh Jibom Brimob, diketahui isi kardus itu adalah rangkaian yang dibuat sangat mirip dengan rangkaian bom.

"Barang yang dicurigai sebagai bom isinya ada pecahan jam analog, lakban untuk pembungkus, kabel, tiga buah pipa panjangnya sekitar 40 cm dengan tebal 5 cm. Setelah dilakukan penanganan lebih lanjut, isinya cor semen," papar anggota Tim Gegana Brimob Pekalongan, Aiptu Kasmuni.

Selain itu, ketiga pipa tersebut dipasangi kabel di kedua sisinya, sehingga mengesankan bahwa rangkaian tersebut benar-benar sebuah bom rakitan.

"Atas-bawah (pipa) dikasih kabel. Jadi persis seperti bom betulan," lanjutnya.(dtk)

Loading...

More Articles