WhatsApp dan Kominfo Bikin Chatbot Informasi Virus Corona COVID-19

Derasnya arus informasi terkait virus corona di media sosial membuat masyarakat semakin kesulitan untuk membedakan mana berita palsu dan benar. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan WhatsApp untuk mengembangkan chatbot yang dapat memberikan informasi resmi terkait COVID-19

 

Hal itu diumumkan oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam konferensi pers yang disiarkan secara live di YouTube pada Kamis (19/3). Dengan chatbot di WhatsApp itu, masyarakat bisa menanyakan segala hal terkait COVID-19 secara interaktif.

Chatbot sendiri merupakan sebuah program komputer berteknologi kecerdasan buatan yang dirancang untuk melakukan percakapan intelektual dengan satu atau banyak orang. Apabila masyarakat chat nomor yang terhubung dengan chatbot, program akan secara otomatis membalas pertanyaan dengan sistem yang sudah mereka pelajari.

Ilustrasi WhatsApp

Logo WhatsApp di baju. Foto: Rupak De Chowdhuri/Reuters

Johnny mengatakan, bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan akan menjadi pihak yang ‘memberi makan’ sistem chatbot dengan informasi faktual terkait COVID-19.

“Itu sudah dibicarakan didiskusikan oleh WhatsApp khususnya di kantornya di Amerika Serikat, itu diskusinya panjang dan meyakinkan bahwa Indonesia membutuhkan bantuan dari semua pihak dan WhatsApp memiliki fasilitas itu. Sekali lagi, keputusan global company seperti Facebook (induk WhatsApp) untuk membantu kami itu patut diapresiasi,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (19/3).

Chatbot ini, kata Johnny, diharapkan sudah bisa diuji coba pada Jumat (20/3) sore atau malam hari. Chatbot WA ini bisa diakses publik dengan nama akun: covid19.go.id. Nomornya akan dipublikasi dalam waktu dekat.

Forum pimpinan Redaksi - Johnny G. Plate

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G. Plate saat forum pimpinan Redaksi terkait isu aktual di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Untuk menjalankan proyek chatbot ini, Kominfo juga mengajak perusahaan telekomunikasi Telkom Group. Selain itu, Telkom Group juga diminta untuk menggratiskan akses terhadap situs resmi penanganan pandemi COVID-19 dan call center 117 dan 119.

Sebaran hoaks terkait COVID-19 di Indonesia sendiri semakin hari semakin marak. Sejak pengumuman kasus infeksi virus corona pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, Kominfo sudah menyisir hoaks sebanyak 242 konten virus corona per Selasa (17/3).

Loading...

More Articles